“Longmars” Dari Stasiun Cakung Ke Stasiun Kranji

Longmars Dari Stasiun Cakung Ke Stasiun Kranji (Pic By Dwinar)
Longmars Dari Stasiun Cakung Ke Stasiun Kranji (Pic By Dwinar)

Hari Selasa kemarin saya ada jadwal kunjungan maintenance ke salah satu klien di daerah Sudirman dengan salah satu rekan kerja, Mohamad Ridwan alias Dwinar. Sekitar pukul 15.30 WIB kami pulang dari kantor klien dan baru sampai stasiun Sudirman sekitar pukul 16.30 cukup lama meskipun jarak dari kantor klien ke stasiun Sudirman tidak terlalu jauh. Karena sempat susah cari taksi bukan karena tidak ada taksi yang lewat tapi karena banyak taksi yang sudah tersisi penumpang jadi menunggu cukup lama.

Sewaktu menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) di stasiun Sudirman pak Boss Vavai mengirimkan link dari portal berita detik.com bahwa KRL dari Jakarta hanya sampai di stasiun Cakung. Hmmm alamat dari Cakung mesti cari alternatif transportasi lain untuk menuju Bekasi. Gampang lah nanti bisa naik tranportasi online pikir saya saat itu.

Ternyata tidak semudah dan segampang yang dibayangkan, dimulai dari KRL sering berhenti beberapa kali dan cukup lama mulai dari stasiun Cipinang – Jatinegara sampai Cakung dengan keadaan KRL yg sangat penuh ditambah kondisi Stasiun cakung yang cukup parah penuh sesak dengan penumpang yang menumpuk. Bagaimana tidak puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu penumpang tujuan Bekasi-Cikarang Tumplek Blek di Stasiun Cakung.

Saat keluar dari Stasiun Cakung secara tidak sengaja saya dan Dwinar terpisah karena sangking padatnya penumpang yang berdesak-desakan hendak keluar stasiun. Dan kebetulan saja HP saya saat itu mati karena battery habis ndak bawa powerbank pula, eealah kok ya pass saat-saat seperti ini 😀

Mungkin saja saat itu Ridwan berusaha mencari saya karena tidak ketemu dia pesan Gojek karena dia ada UTS jam 18.30, pikir saya seperti itu. Akhirnya saya lanjut keluar berjalan menjauh dari Stasiun Cakung tanpa bareng Dwinar. Sudah menjauh sekitar 500 Meter – 1 KM dari Stasiun belum dapat angkot kalaupun ada langsung penuh. Jadi lanjut jalan lagi toh banyak penumpang juga yang jalan, mungkin ratusan sampai ribuan jadi seperti Longmars berjamaah 😀

Ada sebagian yang menumpang mobil bak terbuka untuk sampai stasiun selanjutnya bahkan ada juga yang menumpang dan bergelantungan di truck besar. Banyak juga penumpang KRL Longmars menyusuri jalan Baru Bintara ada yang sebagian melewati Trotoar samping jalan ada juga yang saya lihat menyusuri rel kereta. Susana yang mulai beranjak malam membuat suasana semakin dramatis.

Ditengah perjalanan saya sempet ngobrol dengan bapak paruh baya, saya tanya “mau ke stasiun Kranji atau bekasi pak?” beliau menjawab “Stasiun Cikarang Mas”. Waduh jauh amat, batin saya. “Semangat pak”, timpal saya sambil lanjut berjalan.

Setelah Longmars sekitar satu jam, saya mampir dulu di Masjid Nurani, Kranji untuk shalat magrib serta sejenak meluruskan Kaki hehehe

Dari Masjid letak stasiun Kranji sudah tidak terlalu jauh, dan sesampainya di Kranji saya lanjut naik angkot (elf) ke Stasiun bekasi, kebetulan kendaaraan saya titipkan di sana. Dan naik angkot-pun saya kebagian yang berdiri di pintu bergelantungan setengah badan diluar sampai stasiun Bekasi 😀

Begitulah cerita singkat saya “Longmars” Dari Stasiun Cakung Ke Stasiun Kranji. Kalo baca tulisan diatas mungkin ada yang berfikir berkerja kok sampai segitunya, memang sih capek, susah dan lain  sebagainya tapi lebih susah lagi kalo tidak bekerja. 

Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *