Disable Legacy (Old) Zimbra Backup

Sejak versi 8.8 Zimbra menambahkan module backup baru dengan nama Backup NG (New Generation). Sistem atau engine backup yang digunakan berbeda dengan yang digunakan pada versi 8.7 dan sebelumnya yang biasa disebut legacy backup. Module Backup NG menawarkan feature yang sangat menarik diantaranya :

Realtime Backup setiap setiap perubahan/penambahan yang ada akan dibackup oleh Backup NG, sehingga administrator memungkinkan merestore account sesuai dengan keadaan sebelumnya. Backup NG juga tidak hanya membackup mailbox tapi juga kalender, appointment, dan preference user.

100% Agnostic maksudnya Zimbra Backup NG dapat direstore pada environment yang berbeda. Sebagai contoh kita dapat melakukan backup pada Zimbra dengan sistem operasi Ubuntu 16.04 kemudian direstore ke Zimbra yang menggunakan sistem operasi CentOS 7.

Easy To Use, Mudah digunakan karena dapat dimanage baik melalui Zimbra Web Admin maupun console (CLI). Berbeda dengan legacy backup yang hanya bisa dijalankan melalui CLI.

Serta feature baru dan powerfull lainnya, jika ingin membaca lebih lengkap Feature Backup NG ini dapat merujuk ke web Resmi Zimbra.

Kembali ke tema postingan :),  mungkin rekan-rekan pernah menjumpai kasus dimana legacy Backup masih aktif walaupun sudah menggunakan Zimbra versi 8.8.x. Padahal semestinya defaultnya legacy backup disable mungkin saja ada sesorang yang sempat mengaktifkan legacy backup. Seperti yang saya alami kemarin disalah satu klien Excellent yang berlangganan support & maintenance, saat saya monitor ternyata storagenya hampir penuh. Dari total kapasitas 500 GB free space tinggal 16 GB. Hal tersebut tidak logis karena beberapa hal pertama usernya tidak banyak dan trafik emailnya juga tidak terlalu tinggi. Kedua kebanyakan user menggunakan email klien (Outlook, Thunderbird dsb) dengan protokol POP3 dan diset leave message. Dan ketiga mail server ini baru dioperasikan kurang lebih 1 tahun dengan bantuan professional services (Implementasi & Migrasi) dari Team Excellent. Jadi tidak logis jika pemakaian storage sudah sebanyak itu :).

Setelah dicek ternyata ada file backup yang cukup besar di salah satu folder hampir 300 GB. File backup muncul karena Legacy Backup masih aktif. Hasil dari Backup Legacy memang sangat besar karena dalam seminggu sekali defaultnya setiap hari sabtu legacy backup akan melakukan full backup. Dan di hari lain akan melakukan incremental backup, makanya wajar space backup yang dibutuhkan cukup besar.

Berbeda dengan Backup NG, Full backup hanya dilakukan satu kali dan seterusnya incremental (Forever Incremental). Serta support dedupclication & compress sehingga pemakaian storage backup bisa lebih hemat. 

Untuk mengecek apakah legacy backup masih aktif atau tidak, bisa dicek melalui crontab (user Zimbra) :

[email protected]:~$ crontab -l | grep -i backup
# Backups
# BACKUP BEGIN
0 1 * * 6 /opt/zimbra/bin/zmbackup -f -a all –mail-report
0 1 * * 0-5 /opt/zimbra/bin/zmbackup -i –mail-report
0 0 * * * /opt/zimbra/bin/zmbackup -del 1m –mail-report
# BACKUP END

Kemudian Disable Legacy (Old) Zimbra Backup menggunakan command berikut :

[email protected]:~$ zmschedulebackup -F
Schedule flushed

Setelah menjalankan command diatas, cek crontab Zimbra backup dan pastikan sudah tidak ada.

Terakhir untuk menghapus file backup gunakan command zmbackup -del (jangan menggunakan command rm -rf) :

zmbackup -del incr-20190120.180004.440

Catatan :

  • Feature Backup hanya ada di Zimbra NE (Network Edition), Jika tertarik dan membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai skema lisensinya silahkan mengubungi Team Sales Excellent melalui email [email protected]

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *