Cerminan Kepribadian

Saya termasuk orang yang suka berpergian, kuat menempuh perjalanan jauh menggunakan transportasi darat. Sangking seringnya berpergian penunjuk odometer motor yang biasa saya pakai sudah ke reset, sampai 99999,9 KM dan kembali mulai dari 0 lagi. Munkin ini hal biasa dan bukan pencapaian yang patut dibanggakan, tapi entah kenapa saya ada perasaan senang dan bangga, berarti motor saya sudah menemani sampai sejauh ini, Soo long partner 🙂

Dari pengalaman sering berpergian saya menemukan berbagai macam karakter orang yang berkendara di jalan. Atasan saya pernah bilang bahwa cara berkendara seseorang merupakan cerminan kepribadian yang dia miliki dan saya setuju dengan pernyataan tersebut. Berikut beberapa karakter sesorang berdasarkan cara dia berkendara :

Pelupa

Karekter berkendara bisa mencerminkan kalo seseorang tersebut mungkin saja kalo dia tipe orang yang pelupa. Misalnya setelah menyalakan sein untuk belok dia lupa untuk mematikannya, sudah jalan lurus cukup jauh masih saja sein-nya nyala, hal tersebut membingungkan bahkan dapat membahayakan pengendara dibelakangnya.

Atau yang sering lupa matikan sein dan menormalkan gigi saat mematikan kendaraan, bisa disimpulkan mungkin saja dia juga sering lupa/terlewat pada urusan kesehariannya.

Mengambil Hak Orang Lain

Sadar atau tidak dalam berkendara terkadang mungkin saja kita mengambil hak orang lain. Sebagai contoh, saat di perempatan lampu merah kita berhenti terlalu kiri sehingga yang semestinya itu adalah hak orang lain yang akan ke kiri maka jadi terhambat bahkan jadi macet kecuali kalo memang ada rambu-rambu jika belok kiri ikuti lampu, tidak masalah kita berhenti disisi kiri atau berhenti terlalu kanan atau berhenti terlalu kedepan melewati batas marka sehingga jadi menganggu pengendara lain yang mau lewat bahkan jadi macet.

Sama seperti saat berhenti diperlintasan kereta, ada sebagian orang yang berhenti terlalu ke kanan yang semestinya itu adalah hak pengguna jalan dari arah berlawanan akhirnya saat palang kereta dibuka jalan jadi macet gara-gara banyak berhenti di tempat yang bukan haknya sehingga saling berebut jalan.

Jika kita memiliki karakter seperti pengedara tsb dikhawatirkan terbiasa pula mudah untuk mengambil hak orang lain di kehidupan sehari-hari.

Grasak-grusuk

Pengedara yang suka ngebut dijalan mungkin saja dia memiliki sifat grasak-grusuk (terburu-buru) di kesehariannya bisa saja ia terpaksa ngebut karena memang mengejar waktu. Tapi semestinya sih kalo berangkatnya dipersiapkan lebih awal dan sudah memprediksi waktu yang akan ditempuh dia tidak akan ngebut dijalan.

Tapi mungkin saja dia tidak memiliki sifat grasak-grusuk kesehariannya orangnya slow tapi memang gaya berkendara dia yang suka dengan kecepatan bisa saja, untuk hal tersebut adalah pengecualian 🙂

Selain kebiasaan diatas mungkin kita juga pernah menemui pengedara yang motornya sangat tidak terawat, sebenarnya usia motornya belum terlalu tua tapi seakan sudah tidak layak untuk dikendarai, sangat kotor, plat nomor hampir terlepas, spion entah kemana serta bunyi rantai yang terdengar berisik saat berjalan. Kita memang tidak tahu mengapa motor orang tersebut sampai seperti itu mungkin bisa saja memang tidak ada biaya untuk memperbaikinya. Tapi saya rasa paling tidak dia bisa berhenti sebentar melihat keadaan motornya, memasang plat nomornya dengan baik, mencuci motornya serta memasang kembali spionnya yang tidak membutuhkan biaya banyak. Sehingga motornya bisa layak dikendarai.

Begitu juga dengan di keseharian kita, adakalanya kita sempatkan untuk berhenti sejenak, melihat sekeliling, intropeksi diri kira apa yang butuh perbaikan kemudian melanjutkan kembali aktivitas, itu yang dinasehatkan atasan saya saat briefing disuatu pagi :).

Bagi sesorang dengan kepribadian positif juga bisa nampak dari cara dia berkendara atau saat merawat kendaraanya. Seperti seseorang yang perfeksionis dan suka kebersihan pastilah kendaraannya akan terlihat selalu bersih dan terawat.

Tulisan ini merupakan pengingat untuk saya pribadi semoga bisa berkendara dengan baik dan sopan sehingga mencerminkan kepribadian yang baik pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *