[Day 3] Aktivitas Senin Pagi Yang Tidak Biasa

Senin, 6 Agustus 2018

Sebagai Karyawan, terkadang saat bangun pagi di Hari Senin merasa seperti badan enggan diajak bangun. Seperti sugesti sebagian besar yang berprofesi sebagai karyawan/pegawai, Hari Senin merupakan hari pertama dalam sepekan yang menandakan berakhirnya liburan akhir pekan. Terbayang setumpuk perkerjaan yang siap menyambut, saatnya memulai rutinitas sehari-hari.

Makanya di tempat saya Bekerja, Kunjungan di Hari Senin sebisa mungkin tidak ada schedule Kunjungan ke Klien, khawatir kaget-kagetan :D. Kecuali kalo kunjungan tersebut urgen dan tidak bisa direschedule di hari lain. Biasanya hari senin di buat sedikit slow terlebih dulu, briefing dipimping langsung oleh atasan, mereview pekerjaan minggu lalu, serta rencana pekerjaan untuk satu minggu kedepan.

Nah, di hari senin kali ini sangat tidak biasa. Saya bisa bersantai tanpa harus berangkat kerja, santai menikmati breakfast yang disediakan oleh penginapan, sejenak terbebas dari rutinitas harian, yang terfikir sekarang adalah hari ini mau jalan-jalan ke mana? 😀

Dan Itu merupakan kesempatan yang diberikan oleh kantor tempat saya bekerja, PT. Excellent Infotama Kreasindo. Sejenak karyawan diberi kesempatan untuk terlepas dari kesibukan rutin sehari-hari.

Keliling Kota Banyuwangi

Ketika memutuskan berlibur ke Banyuwangi saya sudah sempat membaca referensi dari beberapa website tentang tempat wisata pilihan di kota tersebut, Diantara keinginan saya adalah mengunjungi kawah Ijen dan pantai (G-land atau pulau merah) tapi keduanya sepertinya belum bisa saya kunjungi di kesempatan liburan kali ini. Pertimbangan utamanya karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Untuk lokasi kawah Ijen sebenarnya tidak terlalu jauh dari kota namun butuh effort lebih untuk mendaki dan sepertinya partner (Baca: Istri) masih belum cukup mampu untuk sampai ke atas ditambah suhu Banyuwangi saat itu sangat dingin. Niatnya liburan tapi kalo malah terlalu kecapekan juga ndak Baik.

Mumpung menginap di tengah kota, akhirnya diputuskan jalan-jalan keliling kota saja. Pulang dari nonton semalam sempat melewati Taman Sritanjung lokasinya tepat di depan Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi jadi bisa sekalian mampir shalat Dhuhur disana. 

  • Laundry AA Lancar

Tidak lupa waktu berangkat mampir untuk loundry pakaian agar nanti malam/besok pagi bisa diambil. Cari tempat loundry berbekal Google Maps dapat Laundry nama AA Lancar, 2 KM dari penginapan. Ternyata kalo punya tempat usaha penting di daftarkan Google My Business, karena sudah banyak masyarakat Indonesia yang mencari kebutuhan via Google seperti saya. Padahal samping penginapan ada laundry karena belum tahu dan ndak nanya juga sih . Saya dan istri hanya membawa 3 stel pakaian untuk liburan 1 minggu biar ndak ribet bawa2 koper, jadi kalo ada pakaian kotor mesti segera di bawa ke laundry niatnya pas pulang pakaian juga sudah bersih semua seperti saat berangkat.

  • Taman Sritanjung & Masjid Agung
Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi
Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi

Selain Taman Blambangan, Banyuwangi punya satu lagi Taman di pusat kota yaitu Taman Sritanjung. Jarak antar keduanya hanya terpisah Pasar Tradisional Banyuwangi. Di taman tersedia bangku untuk tempat duduk dan pohon juga masih banyak jadi jangan khawatir kepanasan, tempatnya juga bersih, saat saya datang suasana sejuk dan tidak panas jadi bisa duduk2 di bangku taman dengan nyaman. Suasana Taman tidak ramai bahkan tergolong sepi hanya ada beberapa pengunjung entah karena memang hari senin atau setiap hari begitu, Tapi malah itu yang saya cari rindu suasana adem ayem-nya biasa suasana terlalu ramai di kota gaes :). Karena berhadapan langsung dengan Masjid Agung Baiturrahman jadi sekalian saja mampir shalat Dhuhur disini

  • Pantai Boom (Marina Boom Beach)
Pantai Boom Banyuwangi
Pantai Boom Banyuwangi

Searching di Google dapat info pantai yang dekat dengan pusat Kota yaitu Pantai Boom (Marina Boom Beach). Mendengar nama pantai Boom saya ingat sepertinya tidak hanya ada di banyuwangi saja, Nama pantai dengan nama yang hampir sama juga pernah saya kunjungi di daerah Kendal, Semarang selain itu juga ada di daerah Tuban dan Pekalongan.

Jaraknya cukup dekat dari pusat kota hanya 2 KM dengan lalu lintas lenggang kota Banyawangi hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit :). Baru tahu ternyata Kota Banyuwangi sangat dekat jaraknya dengan pantai ndak terasa soalnya suasana kota tidak seperti di pesisir.

Biaya masuk ke pantai untuk 2 orang dan 1 kendaraan bermotor adalah 10 ribu rupiah. Pantai Boom hampir sama dengan pantai utara pulau jawa pada umumnya, berpasir hitam. Susana pantai sepi dan agak kurang terawat menurut saya dan Memang di sana saat ini sedang ada pembangunan Pelabuhan baru sebagai alternatif pelabuhan Ketapang jadi kondisi pantai terlihat agak ‘berantakan’.

Akhirnya bisa menapakkan kaki di Ujung Paling Timur Pulau Jawa 🙂

  • Bertemu Kawan Lama dan Kuliner Makanan Khas Banyuwangi

Ketika duduk-duduk di Taman, seorang Kawan lama dulu chat melalui WA dan janjian untuk kopdar. Dia merupakan kakak kelas saya sewaktu di Semarang dulu dan sekarang bekerja di perusahaan mentereng, Pertamina. Saya lupa kalo ternyata sekarang bertugas di Banyuwangi saya kira masih di Kupang, NTT. Sepakat Malamnya saya akan di jemput di penginapan untuk menuju ke salah satu kuliner khas Banyuwangi Nasi Tepong Mbok Nah yang terkenal dengan sambal dan trasinya.

Menikmati makanan sambil nostalgia, tukar informasi kawan lain serta cerita kesibukan masing-masing saat ini. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21.00 dan saatnya kembali ke Penginapan. Khawatir di cari Nyonya gaes karena dia ndak ikut :D.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *