Day 2 : Menuju Ujung Timur Pulau Jawa

Prolog

Saat tahun lalu kantor mengumumkan program Undian Liburan Gratis selama seminggu full, saya langsung berfikir beberapa opsi kota sebagai destinasi liburan. Karena cepat atau lambat nama saya pasti akan keluar. Setelah berlangsung beberapa kali kocokan sebenarnya nama saya sempat keluar di awal tahun 2018. Namun karena beberapa pertimbangan saya skip dan memilih untuk mengambil kesempatan liburan di lain waktu Nama saya pun dimasukkan kembali. Setelah dilakukan kocokan ulang nama rekan saya yang keluar, Mas Ahmad Afandi dan dialah yang mengambil kesempatan liburan ke Gombong-Jogja-Magelang.

Seperti yang saya tuliskan pada postingan sebelumnya, sebenarnya bukan Nama saya yang dapat undian namun atas usulan dari atasan saya Pak Vavai, bagi nama yang keluar dia boleh memberikannya kepada saya secara sukarela sebagai hadiah dari kado pernikahan. Dari beberapa kota yang muncul di fikiran ada 1 kota yang memang sudah lama ingin saya kunjungi dan dengan adanya liburan gratis ini tentu kesempatan itu tidak saya sia-siakan, list paling atas sebagai destinasi adalah kota tersebut. Kota kecil di ujung paling Timur pulau Jawa, Banyuwangi.

Kenapa Banyuwangi ? alasan pertama karena saya belum pernah sekalipun berkunjung kesana dan saya merupakan orang yang sangat excited sekali kalau berkunjung ke suatu tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Kedua ingin memecahkan rekor untuk saya pribadi bahwa pernah menapakkan kaki ke ujung Barat dan Timur pulau Jawa. Untuk ujung barat pulau Jawa (Merak, Banten) saya sudah pernah manapakkan kaki di sana :). Sekarang kesempatan manapakkan kaki di ujung paling timur pulau jawa, dekat perbatasan selat Bali. Kota Banyuwangi. Alasan kedua dari  referensi yang saya baca, Banyuwangi juga memiliki banyak destinasi wisata yang sangat menarik harapannya bisa mengunjungi salah satu atau beberapa.

Transport Ke Banyuwangi

Seluruh moda transportasi yang saya pilih selama liburan adalah jalur darat. Opsi menggunakan Jalur Udara (Pesawat) tidak saya pilih. Kenapa? dengan menggunakan jalur darat (Terutama Bus) saya akan melewati kota-kota yang ada sebelum kota tujuan akhir saya, Jadi bisa dianggap pernah ke kota-kota tersebut :D. Saya juga bisa bertemu dan bertegur sapa dengan orang-orang dari kota yang saya lewati selama naik Bus karena orang naik-turun sesuai tujuannya biasanya klo kira-kira dilihat enak diajak ngobrol, akan saya ajak ngobrol dan cerita panjang lebar sampai ke tujuan masing-masing.

Plus saya bisa sekedar menghirup udara di kota yang dilewati karena kadang Bus berhenti untuk istirahat. Intinya saya termasuk tipe orang yang menikmati perjalanan, biasa perjalanan jauh via jalur darat. Jadi tidak direkomendasikan bagi tipe orang yang mabuk-an kalo naik Bus dan sering kaget-kagetan ndak biasa tidur di Mobil/Bus yg berjalan.

Sabtu pagi tanggal 4 Agustus 2018, tiba di Sukoharjo dari perjalanan dari tempat perantauan Kota Bekasi. Pagi sejenak melepas kangen dengan orang tua, istri dan saudara, Ngobrol ngalur-ngidul, makan bersama dsb.

Niatnya, sebelum ke Banyuwangi sabtu ini mau ke Salatiga lanjut magelang dulu untuk mendaki Gunung Andong di hari Minggunya. Namun karena sabtu pagi istri mendadak ada agenda di Kampus yang belum selesai jadinya untuk rencana ndakinya di pending dulu. Sebagai info Gunung Andong cocok untuk pendaki pemula hanya sekitar 2 jam perjalanan mendaki sudah sampai puncak, Jadi cocok untuk pendaki pemula.

Rencana berubah langsung menuju Banyuwangi saja agar tidak menyia-nyiakan Waktu, saya bisa menggunakan Bus Jurusan Banyuwangi yang berangkat sore dari Solo. Yang saya tahu ada dua alternatif jalur darat yang bisa dipilih untuk bisa ke Banyuwangi dari Solo (Langsung). Kereta Api atau Bus Malam.

  • Kereta Api : Sri Tanjung (Ekonomi) berangkat dari Stasiun Purwosari Pukul 07.55, 12 Jam perjalanan, Biaya : Rp. 94.000
  • Bus : Mila/Akas (AC Ekonomi) Berangkat tiap sekitar 45 menit sekali, dari Jam 12.00 sampai Jam 19.00, Sekitar 13 Jam perjlanan tergantung kondisi jalan, Biaya 100ribuan

Tapi saya tidak memilih keduanya, Kereta tidak munkin karena baru bisa berangkat sore hari ditambah kalo kereta ekonomi saya pribadi kurang suka duduk pegel dan berhadap-hadapan. Adu Dengkul kalo saya istilahkan, sama duduk saling pandang untuk waktu yang lama agak gak nyaman, masalahnya orang lain je kalo keluarga masih mending :D.

Bus Mila/Akas juga sepertinya tidak mungkin walaupun AC tapi classnya ekonomi khawatir istri ndak kuat perjlanan jauh menggunakan class AC ekonomi. Maklum istri jarang perjalanan langsung jarak jauh menggunakan Bus, masih Newbie :P. Akhirnya saya cari alternatif Bus class Executive resikonya hanya sampai Jember jadi mesti nanti oper Bus ke Banyuwangi. Kebetulan dapat Bus Rosalia Indah Jurusan Jogja-Solo-Jember yang berangkat jam 18.30 dari Agen Solo (Gilingan)

Tiket Bus Rosalia Solo - Jember
Tiket Bus Rosalia Solo – Jember

Fasilitas Bus Rosalia Indah Class Executive :

  • Bus : 2-2 (46 Seat)
  • AC
  • LCD/TV DVD
  • Service Makan Prasmanan
  • Bantal/Selimut
  • Air Mineral

Trip Report Solo-Banyuwangi

Setelah persiapan beres dan pamit ke ortu, pukul 15.40 WIB berangkat ke Terminal Sukoharjo hanya 5 menit dari Rumah. Menunggu Bus ke Arah Solo ternyata Busnya baru saja lewat dan belum tahu Bus belakangnya masih lama atau tidak. Khawatir terlambat akhirnya memutuskan pesan Grabcar, jadi mengeluarkan biaya lebih tinggi. Berarti Rezeki pak Supir Grabcar istri saya menenangkan.

Sampai Agen Bus Rosalia Indah Gilingan, dapat kabar kalo Bus Terlambat karena kondisi jalan agak padat, malam minggu. Akhirnya Bus tiba di agen pukul 19.30 terlambat 1 jam. Pas naik Bus ternyata kursi saya ditempati oleh pria Bule, dengan menggunakan bahasa inggris ala kadarnya saya bilang maaf ini tempat duduk saya dan dia pun pindah tempat. Ndak tahu juga dia pindah karena paham yang saya ucapkan atau karena memahami dari gerakan tangan saya  :D.

Bus berangkat menyusuri jalanan mengarah ke timur, sekilas sempat melihat Bus berhenti di kantor pusatnya di daerah palur untuk mengambil penumpang dan melewati jalur tol baru bagian dari Tol Solo-Kertosono. Setelah itu saya kebanyakan tidur hanya bangun saat di Rumah Makan dan di tujuan.

Menu Service Makan Bus Rosalia Indah
Menu Service Makan Bus Rosalia Indah

Sampai di Kota Jember pukul 04.15 (8,5 jam perjalanan), shalat subuh dan istirahat di agen. Setelah itu lanjut cari Bus jurusan Banyuwangi. Lokasi Agen hanya sekitar 250 Meter dari Terminal Tawang Alung Jember jadi bisa cari di dalam terminal atau luar terminal (depan agen). Dan ternyata saya dapat Bus Non AC gaes mana perjalanan masih jauh lagi 110 KM.

Singkat cerita Alhamdulillah, Akhirnya pukul 08.30 WIB touch down Terminal Brawijaya (Karangente) Banyuwangi. Lanjut cari Grabcar ke penginapan, berikut biaya perjalanan dari Solo ke Banyuwangi :

  • Grab Sukoharjo – Solo : Rp. 75.000
  • Tiket Bus Rosalia Indah Solo – Jember (Executive): Rp. 150.000 x 2 orang = Rp. 300.000 (Include Service Makan 1X)
  • Snack + Minuman : Rp. 21.000
  • Bus Borobudur (Ekonomi) Jember – Banyuwangi : Rp. 70.000
  • Grab Terminal Banyuwangi (Brawijaya) – Penginapan : Rp. 22.000
  • Total : Rp. 488.000

NB : Biaya diatas sebenarnya bisa lebih rendah jika dari Sukoharjo ke Solo menggunakan Bus Bumel hanya Rp. 14.000 untuk 2 orang dan dari Solo ke Banyuwangi naik Bus Mila/Akas AC Ekonomi biaya perorang 100ribuan 🙂

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *