Day 1 : Pulang Ke Kampung Halaman

Sesuai dengan postingan yang saya tulis sebelumnya, saya mendapatkan kesempatan untuk berlibur seminggu gratis dari kantor. Tentunya kesempatan liburan yang diberikan tidak akan saya sia-siakan begitu saja :). Berbeda dengan beberapa rekan kantor yang memulai start liburannya dari Bekasi langsung ke kota tujuan, saya mesti mampir dulu ke Sukoharjo untuk menjemput istri sebagai partner liburan. Makanya edisi pulang kampung ini saya masukkan juga ke cerita liburan, Sekali mendayung dua pulai terlampui, Tugas liburan kantor sekaligus pulang kampung temu kangen orang tua dan saudara.

Sudah hampir 2,5 tahun saya menjadi perantauan di Kota Patriot, paling tidak dalam sebulan sekali atau dua kali saya menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman di Sukoharjo. Kota kecil di propinsi Jawa Tengah, saat sistem Karesidenan dulu ada Sukoharjo masuk kedalam Karisedanan Surakarta. Makanya ketika mengenalkan asal daerah biasanya saya akan bilang kalo asal dari Solo/Surakarta karena berasumsi kalo bilang dari Sukoharjo mungkin banyak yang belum mengenal dimana kota tersebut. Tapi kalo si Penanya tahu dan nanya lebih lanjut Solo-nya terus saya jawab Sukoharjo pasti dia akan bilang Sukoharjo kok bilang Solo :D.

Sekilas PJKA

Karena termasuk perantauan yang sering pulang kampung secara tidak resmi saya masuk ke dalam komunitas yang tidak resmi pula yaitu PJKA, bukan akronim dari Pusat Jawatan Kereta Api tapi akronim dai Pulang Jumat Kembali Ahad istilah bagi seseorang yang sedang merantau/bekerja di kota yang berlokasi berjauhan dari keluarga namun tiap akhir pekan menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman. Tidak diketahu pasti kapan istilah tersebut muncul dan Sebagai kota besar Jakarta, Bekasi dan sekitarnya menjadi kota dengan komunitas PJKA terbanyak. Makanya tidak heran kalo tiket (Pesawat/Bus/Kereta Api) diakhir pekan tujuan jawa sering penuhnya. Biaya dan Tenaga yang tidak sedikit tentu sudah pasti habis untuk PP tiap minggu namun pejuang PJKA ini punya alasan masing-masing ada yang karena istri sudah punya pekerjaan di kampung atau anak-anaknya lebih tenang kalo sekolah di kampung atau lebih banyak biaya jika 1 keluarga tinggal di jakarta dan lain-lain

Pertimbangan Moda Transportasi

Sebagai pejuang PJKA, dari pilihan transportasi yang ada (Pesawat/Bus/Kereta) saya tentu punya referensi transportasi pilihan untuk pulang ke Sukoharjo. Pilihan transportasi yang saya pilih sebenarnya mempertimbangkan 2 hal :

  1. Waktu, maksudnya adalah waktu keberangkatan armada yang mesti sesuai dengan jadwal pulang kantor. Agar tidak izin pulang terlampau dini dari kantor atau minimal jika izin pulang lebih dulu tidak selisih lama dari jam pulang kantor.
  2. Biaya, selain waktu/Jam keberangkatan, Biaya menjadi pertimbangan utama juga jangan sampai biaya overhead, malah menguras pendapatan bulanan 🙂

Dari Pertimbangan diatas saya memulai memilih armada yang pas bagi saya untuk pulang ke Sukoharjo :

  • Pesawat : Munkin ada Waktu keberangkatan yang tepat (Sore) tapi kalo sering pulkam pakai pesawat bisa kempes isi rekening, biaya terlalu tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan saya saya ini, ditambah Bekasi belum punya bandara gan, mesti ke jakarta (Halim) dulu dan mesti prepare spare waktu keberangkatan agar ndak ketinggalan pesawat,  selain itu Bandara Solo jg jauh dari rumah nambah waktu dan biaya lagi.
  • Kereta : Secara biaya Kereta Executive bisa lebih murah dari pesawat tapi kalo dari bekasi mesti ke Gambir dulu untuk bisa naik kereta jurusan jawa, itu saja sudah prepare waktu paling tidak 2 jam. Untuk yang dari Senen (Ekonomi) saya skip karena jam keberangkatan tidak bersahabat dengan karyawan kantoran hampir semuanya berangkatnya siang gaes 😀 plus kalo mesti sudah pada habis jauh2 hari. Sama untuk stasiun di Solo jaraknya jg masih jauh dari Rumah.
  • Bus : Setelah pertimbangan diatas Bus sering menjadi altenarif transportasi untuk pulang ke Sukoharjo, Jam keberangkatan banyak dari siang sampai sore pulang ada  dan tentu harga paling terjangkau, Tapi dengan resiko terjebak macet jadi jam keberangkatan mundur/telat apalagi untuk wilayah Bekasi, Karena Bus rata2 pemberangkatan dari Tangeran/Bogor kedatangan Bus sering telatnya.

Perjalanan ke Sukoharjo :

H-2 Saya memesan Tiket Bus Rosalia Indah Class Patas dengan Trayek Jakarta (Bitung) – Sragen (Gemolong) dengan jadwal keberangkatan Bus Pukul 15.00 WIB dari agen Bekasi Timur. Class patas merupakan class paling ekonomis di Bus Rosalia. Fasilitas yang diperoleh :

  • Bus : 2-2 (45 Seat)
  • AC
  • LCD/TV DVD
  • Service Makan Prasmanan
Rosalia Indah Class Patas Jakarta- Gemolong
Rosalia Indah Class Patas Jakarta- Gemolong

Hari Jum’at, 6 Agustus 2018 sekitar pukul 15.40 Izin ke atasan dan HRD pulang lebih awal, Senang punya atasan yang baik selalu mengizinkan pulang lebih awal kalo pas pulang kampung, Terima kasih pak Boss dan Mas Fandi :). Sampai agen pukul 16.00 WIB, dilema naik Bus dari Bekasi adalah karena merupakan jalur lintas (Bus bukan dari Bekasi tapi dari Tangerang/Bogor) jadinya mesti nunggu kedatangan Bus yang sering terlambat terjebak macet kalo di akhir pekan makanya saya baru sampai di agen lebih dari yang dijadwalkan tapi itu juga tidak pasti bisa saja Bus dateng tepat waktu makanya saya sebut dilema karena udah izin pulang lebih awal bus terlambat, kita datang terlambat eh busnya tepat waktu akhirnya kita yang ditelpon agen dan diomelin 😀

Bus Rosalia Indah yang saya tumpangi sampai di Agen Bekasi Timur pukul 16.15 berikut penampakannya :

Exterior Rosalia Indah Patas
Exterior Rosalia Indah Patas
Interior Rosialia Indah Patas Jakarta Gemolong
Interior Rosialia Indah Patas Jakarta Gemolong
Agen Rosalia Indah Bekasi Timur
Suasana Agen Bus Rosalia Indah Bekasi Timur

Summary Perjalanan Jakarta – Solo Menggunakan Rosalia Indah :

  • 16.30 Berangkat dari Agen Bekasi Timur
  • 18.45 Mampir nge-Pom di daerah jalur pantura lama Jatisari, Karawang Bus tidak lewat Cipali karena POM Bensin dan Service makan masih di jalur pantura lama (Berhenti Sekitar 20 Menit)
  • 20.00 Service Makan di Restoran Rosin daerah Indramayu (Berhenti Sekitar 30 Menit)
  • 01.00 Berhenti di Rumah Makan Sari Rasa Kendal Untuk Istirahat Sekitar 30 Menit
  • 04.30 Sampai di Terminal Tertonadi Solo

Tepat saat adzan Subuh berkumandang Bus Tiba di Terminal Induk Tertonadi Solo, Karena Bus lanjut ke Sragen, Saya turun di Terminal Tirtonadi sekalian shalat Subuh di Masjid Terminal. Bagi yang belum tahu Masjid Terminal Solo lumayan bagus bersih dan Rapi lho.

Masjid Al Musafir Terminal Solo
Masjid Al Musafir Terminal Solo

Selanjutnya oper Bus tujuan Sukoharjo, untuk ke sukoharjo bisa naik Bus Bumel (Istilah untuk Bus Ekonomi jalur pendek non AC) tujuan Purwantoro/Pacitan. Dengan Biaya 7000 Ribu Rupiah dan waktu kurang lebih 45 menit akan sampai ke Kota Sukoharjo. Alhamdulillah Finish di Sukoharjo pukul 05.30

Proliman Sukoharjo Makmur
Suasana Kota Sukoharjo di Pagi Hari 

Biaya Perjalanan :

  • Tiket Bus Patas Rosalia Indah Bekasi – Solo : Rp. 130.000 (Include Service Makan 1X)
  • Bus Solo – Sukoharjo : Rp. 7.000
  • Minuman : Rp. 10.000
  • Total : Rp. 147.000 

Demikian catatan perjalanan Bekasi – Sukoharjo, hari pertama Liburan Gratis 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *